Jumat, 02 Maret 2012

2 Fiksi Mini tentang Keikhlasan


Bersembunyi di balik awan, Gatotkaca cemburu anak-anak menyukai Superman. 
"Ini zaman modern, abad komunikasi. Jadi kau tak usah cemburu pada Superman. Kalau ingin terkenal, sebaiknya kau fesbukan aja," nasihat Narada pada Gatotkaca yang sedang murung.
"Jangan!" stop Batara Guru. "Baru saja saya membaca status Abdoel Azis di facebook, kalau ingin belajar ikhlas dan terhindar dari sifat riya, kita jangan bercita-cita menjadi orang terkenal," lanjutnya.
"Wah, saya belum nge-like dan komen," sambut Gatotkaca yang segera turun dari awan penuh semangat  
(Status 29Feb12)
 

Wibisana terpaksa mebelot dari kakaknya, Rahwana. Tak peduli dia dicaci pengkhianat oleh semua rakyat Alengka. Kerna cuma satu tujuannya; ingin membela kebenaran. Sedangkan Kumbakarna mengetahui kalau kakaknya itu salah, menculik Dewi Sinta, istri Sri Rama. Tetapi dia tidak ingin meninggalkan negerinya, kerna membela negara juga sebagai kebenaran. Lalu siapakah kita yang selalu ingin berkuasa tanpa mengetahui kebenaran? 
Ketika aku menunggu like dan komen di facebook, aku jadi tertawa geli kerna riya seringkali menggelitik di dalam hati.
(Status 2Mart12)

Tidak ada komentar:

Carilah Yang Kau Butuhkan