Senin, 02 April 2012

April Mop dan Guyonan BBM


Sorotan

Setelah perayaan Valentin Day dan Hallowen mulai disukai masyarakat Indonsia khususnya di kalangan remaja, kini giliran April Mop yang mulai diorbitkan sebagai  perayaan baru yang mengasyikan. 
Di Eropa, setiap tanggal 1 April orang-orang boleh berbohong yang disebut sebagai Hari April Mop. Adapun tujuan dari April Mop adalah bercanda, dan bagi orang yang tidak mnyadari bahwa hari itu tanggal 1 April, maka orang-orang itu merasa bodoh karena dibodohi oleh orang lain.
Wah, rupanya pemerintah Indonsia betul-betul memahami April Mop. Jauh-jauh hari, pemerintah sudah mencanangkan bahwa 1 April 2012, harga BBM akan naik menjadi 6 ribu rupiah per liter.(naik 1500 rupiah). Alasannya klise, subsidi BBM salah sasaran, dan masyarakat miskin mendapat kompensasi bantuan dana 150 ribu rupiah / bulan, selama 6 bulan dari hasil pnjualan kenaikan BBM.
Masyarakat  resah; harga kebutuhan pokok terus melambung naik, BBM nyaris tak mencukupi karena telah diborong penimbun, mahasiswa melakukan demonstrasi berhadapan dengan  polisi yang juga menolak kenaikan BBM. Selama itu pula Pak Presiden ke Korea dan China sambil menunggu putusan rapat paripurna anggota DPR Republik Indonsia.
Namanya juga April Mop - orang boleh berbohong - anggota dewan pun melakukan pembohongan yang sama. Mereka beradu pendapat atas nama rakyat. Keramaian di  dalam gedung dewan mirip panggung dagelan; lucu, nyebelin dan menjengkelkan. Ada yang ngotot agar tidak dinaikan, ada yang ngotot dinaikan (partai yang berkuasa di pemerintah) ada juga yang berkarakter bunglon, yang mengusulkan pasal karet; menolak pemerintah menaikan BBM, tapi boleh pemerintah menaikan, asal ... Asalnya ini yang bikin pemerintah boleh menaikan sewaktu-waktu. Toh undang-undang di Indonesia dibuat atas dasar logika dan retorika, bukan untuk kepentingan rakyat. Maka alangkah sedihnya saya menyaksikan polisi berhadapan langsung dengan mahasiswa; saling lempar, saling serang, bahkan ada yang menyiram dengan zat kimia. Sungguh pertunjukan tragikomedi yang mnyesakkan. Sementara di dalam gedung sana, saat break, mereka minum kopi, makan kudapan dan sesekali menyaksikan televisi  menyaksikan peristiwa di luar pagar gedung, melihat mahasiswa dan polisi saling lempar gas air mata, mercon, watercannon, dan bom molotof. Lalu dimana hati nurani mereka. Apakah benar kebohongan yang mereka tampakkan sebagai bentuk perayaan April Mop?

Tidak ada komentar:

Carilah Yang Kau Butuhkan